Sabtu, 16 November 2013

Individu,masyarakat,dan keluarga


Rusaknya suatu rumah tangga atau yang biasa kita sebut dengan broken home adalah masalah pada suatu keluarga yang banyak menimbulkan dampak-dampak negativ, dan banyak orang yang mengatakan bahwa hal tersebut dapat menggangu mental seorang anak yang mengalami broken home. Meurut saya sebenarnya hal tersebut tidak sepenuhnya benar, karena mental seorang anak dilihat dari cara orang tua mendidik mereka, banyak anak yang nakal dan salah pergaulan disebabkan karena broken home dan dapat dikatakan wajar, tetapi bagi saya hal tersebut tidak wajar, nakalnya seorang anak tidak lah bergantung pada rusaknya sebuah rumah tangga tetapi karena kurangnya perhatian dari orang tua itu sendiri, karena jika kedua orang tua mereka memdidik dengan baik dan mengajarkan agama dengan baik kemungkinan besar mereka tidak akan nakal dan masuk kedunia yang salah.
Saya memiliki beberapa teman yang berasal dari keluarga broken home dan kebanyakan dari mereka tidak jatuh pada pergaulan yang salah, itu di karenakan walaupun rumah tangga mereka tidak baik, kedua orangtua mereka masih memperhatikan anak-anaknya, dan mereka pun berada dalam suatu lingkungan yang baik, lingkungan dan pertemanan yang baik adalah faktor utama seseorang itu berada dalam kondisi yang baik atau pun tidak, sebenarnya itu tergantung pada individu-individu masing-masing. Terkadang banyak juga berada dari keluarga yang harmonis tetapi anaknya nakal ataupun salah pergaulan, itu di sebabkan karena orangtuanya tidak memperhatikan lingkungan bermainnya, karena menurut saya setiap orang tua itu wajib mengetahui dengan siapa anaknya bermain dan bagaimana lingkungannya bermain, karena itu akan memperbaiki pribadi anak itu sendiri.
Terkadang masyarakat adalam suatu lingkungan juga mempengaruhi individu seseorang, contohnya saja jika kita berada di lingkungan yang perpendidikan, dengan otomatis kita juga memiliki pendidikan yang setaranya hampir sama, dan jika kita berada di lingkungan orang-orang yang tidak berpendidikan sama sekali, dengan otomatis pula kita akan berada dalam dunia yang pendidikannya rendah. Itu semua menandakan bahwa lingkungan yang kita pilih adalah lingkungan yang menjadikan kita baik atau buruk sesuai dengan lingkungan ataupun pergaulan kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar